简体版 繁體版 English
Masuk Daftar

contoh kalimat robert service

"robert service" terjemahan bahasa Inggris  
ContohHandphone
  • By that year—according to the historian Robert Service—Stalin had established himself as "Georgia's leading Bolshevik".
    Menurut sejarawan Robert Service, pada masa itu Stalin telah menjadi "Bolshevik utama Georgia".
  • According to Service, Stalin "regarded women as a resource for sexual gratification and domestic comfort".
    Menurut Robert Service, Stalin "memandang perempuan sebagai sumber kepuasan birahi dan kenyamanan rumah tangga".
  • It is claimed by historian Robert Service that she was of Jewish ancestry; this is disputed, however.
    Hal ini diklaim oleh sejarawan Robert Service bahwa dia adalah Yahudi, ini dipertikaikan namun.
  • Robert Service, A History of Modern Russia, from Nicholas II to Putin p 135 ISBN 0-674-01801-X A. Levitin-Krasnov and V. Shavrov.
    Gerakan tersebut dianggap berakhir dengan kematian pemimpinnya, Alexander Vvedensky, pada 1946. ^ Robert Service, A History of Modern Russia, from Nicholas II to Putin p 135 ISBN 0-674-01801-X A. Levitin-Krasnov and V. Shavrov.
  • Service also noted that Stalin "would never be Russian", could not credibly pass as one, and never tried to pretend that he was.
    Robert Service mengemukakan bahwa Stalin "tidak akan pernah menjadi orang Rusia", tidak dapat bersikap selayaknya orang Rusia tulen secara meyakinkan dan, bertentangan dengan anggapan umum, ia tidak pernah sungguh-sungguh berusaha menjadi orang Rusia.
  • In under three decades, Stalin transformed the Soviet Union into a major industrial world power, one which could "claim impressive achievements" in terms of urbanisation, military strength, education, and Soviet pride.
    Menurut Robert Service, Uni Republik Sosialis Soviet di bawah rezim Stalin "boleh berbangga atas capaian-capaian yang menakjubkan" di bidang urbanisasi, kekuatan militer, pendidikan, dan harga diri Soviet.
  • Montefiore thought Stalin's brutality marked him out as a "natural extremist"; Service suggested he had a paranoid or sociopathic personality disorder.
    Simon Montefiore menduga bahwa kebrutalan Stalinlah yang menonjolkan dirinya sebagai seorang "ekstremis alami"; Robert Service menduga bahwa ia mengidap gangguan kepribadian paranoia atau sosiopat, dan kepribadian "rusak parah" inilah yang menjadi "bahan bakar beroktan tinggi dalam perjalanan menuju peristiwa Teror Besar".
  • His life became the history of the Bolshevik movement. —Biographer Louis Fischer, 1964 Historian and biographer Robert Service asserted that Lenin had been an intensely emotional young man, who exhibited strong hatred for the Tsarist authorities.
    Hidupnya menjadi sejarah gerakan Bolshevik. —Penulis Biografi, Louis Fischer, 1964 Salah satu penulis biografi Lenin, sejarawan Robert Service, menjelaskan bahwa Lenin merupakan seorang pemuda yang sangat emosional, yang menunjukkan "kebencian mendalam" terhadap pemerintahan Tsar.
  • Service similarly warned of the portrayal of Stalin as an "unimpeded despot", noting that "powerful though he was, his powers were not limitless", and his rule depended on his willingness to conserve the Soviet structure he had inherited.
    Robert Service dengan nada yang sama mewanti-wanti mengenai penggambaran Stalin sebagai seorang "despot yang tak terhalang", dengan mengemukakan bahwa "sekalipun sangat berkuasa, kekuasaannya tidaklah tanpa batasan", dan pemerintahannya bergantung pada kerelaannya untuk mempertahankan struktur pemerintahan Uni Soviet yang ia warisi dari pendahulunya.